1











Monday, November 15, 2010

waktunya hati berbicara..

Apa yang kamu rasakan jika seseorang membuka atau mengambil atau meminjam barang yang bukan miliknya sendiri tanpa berkata atau meminta izin sepatah katapun kepada pemilik benda atau barang tersebut. Tentunya akan sangat merasa kesal , marah , atau benci kan??

rasa tersebut akan sangat amat terasa atau sangat berpengaruh pada seseorang yang merasa hak atau miliknya diambil tanpa sepengetahuan atau izin dari pemiliknya tersebut. Tapi janganlah kita meluapkan kemarahan tersebut hingga memuncak-muncak, karena dapat membuat psikologis orang yang anda marahi itu akan sangat merasa bersalah dan dapat membuat orang tersebut mungkin ia berfikir bahwa ia merasa bersalah dan takkan mengulangi perbuatan itu kembali, atau malah ia akan memendam rasa tidak ikhlas dengan keadaan nya tersebut yang ia pandang seperti disudutkan dikarenakan semua kesalahan berpihak kepadanya dan berakibat yang mengakibatkan hubungan anda dengan nya kurang harmonis.

Lebih baik anda diamkan sejenak untuk meredam emosi anda dan orang tersebut beberapa saat, agar tidak terjadi ketegangan diantara keduanya. Dan untuk anda, cobalah berfikir positif bahwa apa yang dilakukan nya itu suatu ketidaksengajaan atau karena keingin tahuannya yang lebih besar yang memungkinkan orang tersebut melakukan hal tersebut.

Setelah dirasa waktu untuk meredam emosi yang anda rasa sudah cukup, cobalah anda menyapa orang tersebut dan bicaralah baik-baik dan katakana bahwa hal yang dilakukannya itu adalah salah, dan yakinkan bahwa bertanya itu bukanlah hal yang buruk atau menyeramkan seperti yang diragukan oleh hati kita pada saat menemukan hal yang baru atau yang membuat kita berfikir apa, bagaimana, mengapa ????

semoga sedikit artikel yang masih sangat jauh dari kesempurnaan dapat bermanfaat bagi yang membacanya.

singlesmilesoup

Kejujuran dan Kehidupan

Kadang orang berfikir bahwa kejujuran itu berat, sulit, bahkan merugikan dan menimbulkan banyak resiko atau sebab akibat yang dapat ditimbulkan akibat kejujuran yang kita lakukan tersebut.

Pada dasarnya bahwa kejujuran itu dapat mengubah apa yang terlihat buruk menjadi baik dan membuat yang baik menjadi lebih baik, dan juga kadang kejujuran itu menyedihkan. Andaikata kita telah melakukan suatu kesalahan besar yang sepertinya jika diketahui orang lain sudah tidak tahu apa nantinya yang akan terjadi selanjutnya.

Oleh karena itu sebelum kita berbuat jujur kepada orang lain, cobalah untuk belajar jujur pada khususnya pada diri sendiri. Jujurlah dengan semua apa yang anda ingin dan akan anda lakukan, sebelum dan sesudah anda lakukan dan cobalah berfikir baik dan buruknya apa yang akan anda lakukan sebelum anda bertindak.dan usahakan jangan ada kata”aku tidak bisa” atau jika perlu anda hilangkan dari fikiran anda kata itu yang akan menghambat langkah anda untuk bertindak yang benar sesuai hati nurani anda.

Hati nurani adalah hati yang bersih dan mengajak anda untuk berbuat kejujuran, dimana kejujuran itu sangat dinilai sebagai nilai yang sanga langka untuk saat ini. Dikarenakan banyaknya orang yang bersiakp tidak jujur hanya untuk memenuhi nafsu pribadi semata.

Karena dengan adanya kejujuran, hidup anda menjadi tenang dan ikhlas dalam menjalani kehidupan yang fana ini. Karena jujur itu berarti keikhlasan untuk bertindak sesuai hati nurani dan melibatkan jiwa dan raga.
semoga sedikit artikel yang masih sangat jauh dari kesempurnaan dapat bermanfaat bagi yang membacanya.

singlesmilesoup

tags

Flash tag cloud requires